Unit Transfusi Darah PMI Kota Pekalongan

Info Donor Darah

Golongan-darah-O_842x596Ada yang bilang kalau golongan darah O adalah golongan darah donor universal dan AB sebagai golongan darah resipien (penerima) universal. Artinya, golongan darah O dianggap bisa didonorkan kepada semua jenis golongan darah dalam sistem penggolongan ABO (A, B, O, dan AB). Begitupula dengan AB yang dianggap sebagai resipien yang bisa menerima semua jenis donor golongan darah.

Benarkah?

Ternyata, anggapan tersebut tak sepenuhnya benar. Dasar penggolongan darah ABO adalah antigen (aglutinogen) pada eritrosit dan antibodi (aglutinin) pada plasma darah. Prinsip tranfusi darah adalah antigen tidak boleh bertemu antibodi yang sama (A dengan a maupun B dengan b). Dalam golongan darah O, tidak terdapat antigen namun memiliki antibodi a dan b. Jika di donorkan ke golongan darah lain, maka dalam beberapa kejadian masih bisa timbul kemungkinan aglutinasi (penggumpalan). Aglitunasi akan terjadi jika ada ketidakcocokan antara antigen dan antibodi.

Sebenarnya, sejak dulu hal ini sudah diterapkan dalam dunia medis. Namun, mungkin beberapa sumber belum diperbarui. Para ahli medis menganjurkan untuk selalu melakukan tranfusi darah dengan golongan dan rhesus yang sama untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Jika melakukan donor untuk golongan darah yang berbeda, maka kemungkinan aglutinasi masih ada. Jangankan berbeda golongan darah, reaksi transfusi dari golongan darah dan rhesus yang sama pun masih perlu uji crossmatch.

Namun, sebagian pihak menilai donor universal tersebut tetap bisa dilakukan jika dalam keadaan sangat darurat, seperti adanya kekurangan jenis darah yang dibutuhkan atau ketika ada keadaan yang mengancam kehidupan pasien. Meski diperbolehkan dalam keadaan mendesak, para ahli medis tidak menganjurkan hal ini dilakukan.

Jadi, seperti yang dijelaskan di atas, anggapan bahwa golongan darah O adalah donor universal dan AB sebagai resipien universal tak sepenuhnya benar. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, tranfusi dari dan ke golongan darah yang sama wajib dilakukan, kecuali ketika keadaan darurat seperti penjelasan pada paragraf sebelumnya.